Site icon Welcome

Cegah Osteoporosis, Minum Susu untuk Tulang dari Sekarang!

osteoporosis

Susu untuk Tulang – Tahukah kalian bahwa osteoporosis nggak hanya menyerang lansia saja, tetapi usia muda juga bisa terkena osteoporosis, lho. Oleh karena itu, kita wajib menjaga kesehatan tulang sejak masa pertumbuhan, salah satu caranya adalah dengan minum susu untuk tulang, guys.

Memangnya apa itu osteoporosis? Mengapa susu untuk tulang bisa menjadi salah satu pencegahan osteoporosis? Mari kita mengenal osteoporosis lebih lanjut.

Osteoporosis

Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah kondisi ketika proses pembongkaran tulang nggak diimbangi dengan pembentukan tulang, yang mengakibatkan tulang menjadi lemah dan tipis, alias kepadatan tulang berkurang. Osteoporosis memang umumnya terjadi pada seseorang yang sudah lanjut usia.

Sebenarnya, seiring bertambahnya usia, laju pertumbuhan tulang menjadi melambat. Semakin tua, laju pembongkaran tulang semakin nggak seimbang dengan pembentukan tulang yang baru. Apalagi jika kalian nggak mengimbanginya dengan asupan bergizi yang cukup, seperti kurang minum susu untuk tulang. Osteoporosis adalah kondisi alamiah, jadi nggak dapat dihentikan. Hanya saja, laju pembongkaran tulang bisa diperlambat.

Gejala osteoporosis hampir nggak terlihat karena memang terjadi secara perlahan. Namun, bisa saja seseorang tiba-tiba mengalami patah tulang tanpa sebab yang jelas, postur tulang punggung semakin membungkuk, tinggi badan menyusut, serta tulang terasa nyeri. Kondisi ini biasanya terasa pada bagian pinggul, lutut, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Tetapi tidak menutup kemungkinan menyerang pada bagian tulang lainnya. Selain faktor usia, ada beberapa hal yang menjadi faktor pemicu osteoporosis.

  • Jenis Kelamin

Faktor risiko osteoporosis lebih tinggi terjadi pada perempuan. Penyebabnya adalah semakin bertambahnya usia perempuan, kadar hormon estrogen di dalam tubuh berkurang. Hormon estrogen ini berperan pula dalam pembentukan tulang. Faktor risiko menjadi lebih tinggi ketika seorang perempuan sudah mengalami menopause.

  • Faktor Keturunan

Faktor risiko kedua adalah karena keturunan. Apabila ada keluarga kalian yang memiliki riwayat osteoporosis, kemungkinan besar keturunannya ada juga yang akan mengalami osteoporosis, lho.

  • Ras

Ras Asia dan Kaukasia lebih berisiko terkena osteoporosis. Hal ini nggak dapat dihindari, tetapi kalian bisa melakukan upaya pencegahan seperti minum susu untuk tulang secara teratur.

  • Gaya Hidup

Memiliki gaya hidup yang kurang sehat juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Misalnya, kurang olahraga, merokok, dan juga kekurangan kalsium serta vitamin D. Terlalu banyak minum alkohol, kafein, dan soda juga bisa memicu osteoporosis. Faktor risiko ini yang masih diubah, salah satu caranya adalah mengubah minuman menjadi minum susu untuk tulang.

Cara Mencegah Osteoporosis

Pencegahan osteoporosis perlu dilakukan sejak dini, sebelum proses pertumbuhan tulang melambat. Semakin tua, tulang pun menjadi rentan mengalami osteoporosis. Selain minum susu untuk tulang, ini adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah osteoporosis.

Susu untuk tulang

1. Melakukan Aktivitas Fisik yang Cukup

Tubuh akan terasa fit dan bugar jika fisik terus dilatih. Selain terasa bugas, rajin berolahraga juga dapat menghindarkan diri dari osteoporosis. Kurangnya aktivitas fisik dapat membuat tulang menjadi tipis. Seperti otot yang lama nggak dilatih akan menjadi kendur. Kalian bisa melakukan olahraga lari, jalan cepat, dan naik turun tangga. Bisa juga olahraga seperti angkat beban, pilates, yoga, dan lainnya.

Disarankan untuk olahraga selama 150 menit per minggu. Jika dibagi ke dalam aktivitas harian, maka sekitar 3-5 kali dalam seminggu selama 30-45 menit. Akan lebih baik lagi jika dilakukan di bawah sinar matahari pagi yang kaya akan vitamin D. Olahraga yang dianggap efektif mencegah osteoporosis adalah weight bearing, yaitu olahraga yang melawan gravitasi.

  • Weight-Bearing Exercise

Weight bearing exercise ini adalah olahraga yang melawan gravitasi pada posisi tegak, sehingga cocok digunakan sebagai latihan penguatan tulang. Olahraga ini membuat kaki menapak pada bumi sehingga dapat mempertahankan tulang agar tetap kuat. Jenis olahraganya bisa aerobik, naik turun tangga, jogging, berjalan, yoga, bahkan menari.

  • Non Weight-Bearing Exercise

Kebalikan dari weight bearing exercise, latihan ini nggak perlu menyentuh permukaan tanah, misalnya berenang dan bersepeda. Kalian pilih saja sesuai selera kalian, guys.

  • Strength Exercise

Olahraga berikutnya yang bisa dilakukan adalah strength exercise. Selain membentuk otot, olahraga ini juga dapat melatih kekuatan tulang. Contoh strength exercise adalah push up dan angkat barbel.

2. Mempertahankan Berat Badan Ideal

Dampak positif lain dari melakukan aktivitas fisik yang cukup adalah tercapainya berat badan ideal. Berat badan ideal ini juga dapat mencegah terkena osteoporosis. Perlu kalian ketahui bahwa berat badan berlebih atau kurang, keduanya dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis, lho. Jadi, jaga berat badan ideal, ya.

3. Mengubah Pola Makan

Untuk mendapatkan berat badan yang ideal, nutrisi dan pola makan juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Asupan dengan gizi seimbang serta pola makan yang baik akan membantu mengurangi risiko terkena osteoporosis. Nggak hanya nutrisi dalam makanan, cara pengolahannya pun juga berpengaruh.

Misalnya dengan mengurangi minyak. Kita bisa makan makanan yang dikukus, dipanggang, atau ditumis. Kemudian, makan dengan porsi sedikit tetapi sering, itu lebih baik daripada langsung porsi banyak. Pastinya lengkapi juga dengan minum susu untuk tulang.

4. Memperbanyak Asupan Kalsium

Salah satu asupan yang harus dijaga adalah kalsium. Seperti yang telah kita ketahui, kalsium berperan penting dalam pembentukan dan menjaga tulang tetap kuat. Setidaknya, manusia dewasa membutuhkan asupan kalsium 1.000-1.500 miligram per hari. Selain itu, vitamin D juga diperlukan untuk membantu proses penyerapan kalsium dalam tubuh.

Dalam satu pak susu cair Frisian Flag Purefarm Full Cream saja sudah memenuhi 30% kecukupan kalsium harian. Jumlah sisanya bisa didapatkan dari makanan dan minuman yang kaya akan kalsium, misalnya bayam, brokoli, kacang almond, dan ikan salmon. Imbangi juga dengan gaya hidup sehat, ya.

Jadi, kalian harus sedia susu untuk tulang dan rutin konsumsi setiap hari, guys. Susu cair Frisian Flag dibuat dari susu segar berkualitas dengan pengolahan yang sudah berpengalaman lebih dari 140 tahun. Susu cair Frisian Flag juga memiliki cita rasa yang lezat, lho. Yuk, kunjungi Frisianflag.com untuk informasi lainnya tentang bagaimana dan manfaat minum susu!

*****

Exit mobile version