Site icon Welcome

Menjemput Berkah, Menghargai Ikhtiar Bersama Partner Produktivitas yang Tangguh “ASUS AiO V400 Series”

Hari ini tiba-tiba saya ingin sekali salat isya berjamaah di masjid. Setelah maghrib saya langsung mencari warung makan yang dekat dengan masjid besar, tujuannya supaya setelah makan bisa langsung salat isya berjamaah. Dan masya Allah saya menemukan warung lalapan yang bertuliskan serba 10 ribu, mulai dari ayam, telur, dan lele.

Langsung saja saya pesan lalapan ayam dengan segelas air putih. Ibu penjualnya baik banget dan ramah. Saya disambut dengan senyuman dan pelayanan yang baik. Masya Allah saya bersyukur sekali menemukan warung ini.

Sembari menunggu ayam digoreng, saya melamun sambil berzikir menghadap ke jalan raya. Tiba-tiba ada sebuah truk berhenti yang menurunkan penumpang. Ternyata yang turun adalah rombongan ibu-ibu yang bekerja sebagai buruh pabrik. Truk tersebut adalah fasilitas antar jemput buruh. Sontak saya meneteskan air mata karena saya terharu melihat ibu-ibu tersebut. Saya rasa mereka kisaran usia 40 sampai 50 tahunan, namun tetap semangat dalam mencari nafkah.

PERJUANGAN SEORANG IBU

Di tepi jalan, sudah ada seorang anak kecil yang sedang menunggu si ibu pulang. Ketika ibunya turun dari truk, anak kecil tersebut langsung menghampiri ibunya dan minta gendong. Saya pun makin terharu. Dari pagi si anak kecil ini ditinggal ibunya bekerja dan ketika malam ia bisa bertemu ibunya kembali. Sepertinya itu berlangsung setiap hari. Di sisi lain, ada ibu satu lagi yang turun dari truk dan pulang dengan berjalan kaki melewati sebuah gang gelap tanpa dijemput siapa pun.

EVERYTHING IS CONNECTED

Allah selalu menunjukkan kuasa-Nya ketika saya sedang terpuruk. Dari kejadian tersebut saya sangat-sangat bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah kepada saya. Teori LoA (Law of Attraction) mengatakan bahwa “everything is connected”. Ya, saya pun sadar bahwa keinginan saya untuk salat berjamaah di masjid itu pun digerakkan oleh Allah, supaya saya bisa melihat perjuangan orang lain yang sedang berjuang demi keluarganya.

Singkat cerita makan lalapan ayam pun selesai, kemudian saya membayar makanan saya. Lagi-lagi ibu penjual lalapan tersebut berbicara dengan sangat ramah dan senyuman. Dalam hati saya berkata “Ya Allah sungguh luar biasa nikmat yang Kau berikan padaku hari ini. Kenikmatan apa lagi yang akan ku dustakan?” Sering kali kita nggak menyadari apa yang terjadi di depan mata kita itu adalah petunjuk. Sering kali juga kita mengabaikannya.

Kejadian ini membuat saya sadar bahwa kita harus mengatur mindset kita ke arah yang positif, supaya kejadian yang kita alami juga positif. Masya Allah. Dan saya pun sering mengalaminya sejak saya kembali “pulang” pada Allah. Ya, saya sempat terlalu jauh dari Allah. Hal yang membuat saya sadar dan kembali “pulang” adalah ujian hidup. Inilah sebenarnya kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita.

Semua kejadian kecil yang Allah tunjukkan malam itu, membuat saya kembali merenung tentang pentingnya ikhtiar yang cerdas dalam hidup. Kita melihat bagaimana orang-orang bekerja keras setiap hari, bagaimana seorang ibu pulang malam demi menafkahi anaknya, bagaimana penjual lalapan tetap tersenyum meski hidupnya sederhana.

Dari situ saya sadar bahwa selain berusaha, kita juga perlu belajar mengelola rezeki dengan bijak. Zaman sekarang, salah satu bentuk ikhtiar itu adalah mempelajari cara mengembangkan uang yang Allah titipkan kepada kita. Termasuk memahami peluang-peluang baru, bukan karena ingin kaya mendadak, tapi agar kita nggak hanya bekerja keras, tapi juga bekerja cerdas. Karena rezeki bukan hanya soal mencari, tapi juga menjaga dan mengembangkannya dengan cara yang halal dan penuh kehati-hatian.

Bulan ini adalah bulan keempat saya menjabat sebagai Ketua Program Studi D3 Manajemen Logistik di Akademi Kelautan Banyuwangi. Apakah pekerjaan saya bertambah? Tentu saja. Namun saya menjalaninya dengan senang. Semester ini pun saya juga dipercaya mengajar di kampus lain, yaitu Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Universitas Terbuka. Masya Allah, profesi yang dulunya bukan cita-cita saya sekarang menjadi profesi yang saya nikmati.

Kebayang padatnya mengajar di 3 kampus dengan 5 mata kuliah berbeda, kan? Setiap hari saya harus berhadapan dengan laptop. Membuat materi ajar, laporan kegiatan prodi, laporan pengajaran ketiga kampus, ngoreksi tugas mahasiswa, ngebimbing tugas akhir, tuntutan penelitian, tuntutan pengabdian masyarakat, mengajar jarak jauh menggunakan zoom, dsb. Capek tapi seru jika kita menjalaninya dengan ikhlas. Karena saya yakin bahwa segala sesuatu yang dijalani dengan ikhlas, Insya Allah akan membuahkan hal-hal baik.

Dengan berbagai macam kegiatan sehari-hari yang saya lakukan, saya ingin memberikan apresiasi terhadap dedikasi ini. Sudah saatnya saya memiliki dukungan terbaik bagi diri sendiri, seperti sebuah komputer dengan performa workstation. Tujuannya supaya produktivitas yang saya lakukan semakin meningkat. Selain itu, dukungan alat kerja yang canggih mampu mengimbangi ritme produktivitas saya yang super padat, kan?

ASUS AiO V400, The Most Aesthetic Workstation

Sama seperti senyum ramah ibu penjual lalapan yang menenangkan, saya pun mencari ketenangan dalam bekerja. Itulah mengapa pilihan saya jatuh pada ASUS AiO V400. Desainnya yang minimalis bukan sekadar soal estetika, tapi soal menciptakan ruang kerja yang jernih agar pikiran tetap positif. ASUS V400 Series, AiO PC terbaik untuk di rumah dan di tempat kerja yang sesuai banget dengan kebutuhan saya. PC ini sesuai dan cocok banget bagi seorang dosen millenial seperti saya. Mengapa?

ASUS AiO V400 bukan sekadar perangkat komputer, melainkan representasi dari profesionalisme modern seorang dosen millenial yang memadukan performa dengan keindahan visual. Bezel tipis NanoEdge yang dimilikinya mencapai rasio layar-ke-tubuh yang luar biasa sebesar 93%, sehingga memperkuat pengalaman visual saya dengan akurasi warna 100% sRGB dan teknologi tampilan lebar 178°.

Desain minimalis dan bodi yang ramping, PC ini menghilangkan kekacauan kabel di meja kerja, lho, sehingga menciptakan ruang yang lapang dan terorganisir. Bagi seorang dosen seperti saya, estetika ini memberikan beberapa manfaat krusial, seperti :

Meningkatkan Fokus & Produktivitas

Faktanya, meja kerja yang bersih dari kabel (clutter-free) dapat membantu saya tetap fokus saat menyusun materi perkuliahan atau melakukan riset mendalam tanpa distraksi visual. Tampilan meja yang enak dipandang membuat mood saya selalu baik.

Branding Profesional saat Virtual

Saat saya melakukan bimbingan online atau webinar, tampilan PC yang elegan jika dijadikan latar belakang memperkuat citra dosen yang melek teknologi, futuristik, modern, dan rapi di mata mahasiswa maupun peserta webinar.

Efisiensi Ruang Kerja

Mengingat branding seorang dosen milenial sering kali memiliki ruang kerja yang dinamis, ASUS AiO V400 yang tipis ini memungkinkan penempatan di area terbatas tanpa mengurangi fungsionalitas. Buku pun bisa tertata rapi juga di meja.

Keseimbangan Kerja & Gaya Hidup

Desainnya yang stylish selaras dengan gaya hidup generasi milenial yang mengapresiasi produk dengan nilai seni tinggi, menjadikan aktivitas bekerja terasa lebih menyenangkan dan nggak kaku. Apalagi bagi seorang penganut prinsip LoA (Law of Attraction) seperti saya, karena semua benda yang ada di sekitar kita memiliki energi, kan? That’s why keseimbangan kerja dan gaya hidup perlu banget untuk mendatangkan energi positif lainnya.

ASUS V400 AiO juga dilengkapi dengan konektivitas modern, termasuk HDMI-in dan out, USB 3.2 Gen 1 Type-A, USB-C, serta slot SD dan microSD, sehingga siap untuk hampir semua periferal, guys. Port HDMI-in pun bisa untuk menghubungkan perangkat eksternal, mulai dari HP hingga konsol game.

For your information bahwa ASUS V400 series ini dirancang sebagai one-stop workstation yang menggabungkan estetika modern dengan performa tangguh dalam satu unit ringkas. Bagi seorang dosen milenial yang menuntut efisiensi tanpa mengorbankan gaya, PC ini adalah solusi ideal untuk mengelola beban kerja akademik yang kompleks secara terpusat. Menarik banget, kan? Jadi makin mupeng, nih.

Produktivitas Tanpa Batas (Seamless Workflow)

Performa mumpuni yang dimilikinya mampu menjalankan berbagai aplikasi berat sekaligus, mulai dari menyusun bahan ajar, mengerjakan laporan, melakukan analisis data riset, hingga menjalankan kelas daring melalui zoom tanpa kendala teknis atau lag.

Pokoknya kenceng banget dengan prosesor hingga Intel® Core™ i7-13620H, dan memori hingga 16 GB DDR5. ASUS V400 AiO mampu menangani aplikasi dan kebutuhan multitasking dengan lancar dan efisien, sehingga waktu saya nggak terbuang.

Ngajar Online Jadi Menyenangkan

Layar lebar dengan akurasi warna yang tinggi serta sistem audio yang jernih memudahkan saya dalam mengajar online, ngedit konten multimedia, atau presentasi riset dengan kualitas conematic, sehingga pesan edukasi tersampaikan lebih menarik.

Kualitas audio Dolby Atmos yang dimilikinya sangat imersif, ASUS V400 AiO ini memiliki sistem audio yang sangat kuat, lho. Dilengkapi juga dengan speaker stereo berkualitas tinggi yang terintegrasi dapat menghasilkan suara yang murni dan kaya. Selain itu, PC ini juga memanfaatkan desain bass-refleks canggih, untuk menghasilkan bass yang halus dan kuat serta suara jernih dengan rentang penuh yang harus didengar untuk dipercaya.

Untuk kebutuhan webinar dan mengajar online, ASUS V400 AiO memiliki teknologi peredam bising bertenaga AI yang menggunakan teknik pembelajaran mesin canggih untuk meningkatkan pengalaman audio yang mampu menyaring kebisingan di sekitar saya.

Mengenai kamera yang dimilikinya, ASUS V400 AiO ini memiliki kamera AI yang memastikan bahwa saya selalu terlihat kece selama mengajar online. Beberapa fitur kamera AI yang dimilikinya adalah Background Blur, Lighting Correction, Gaze Correction, Motion Tracking, Appearance Filter, dan ASUS 3DNR. Fitur ini dirancang untuk memberikan kesan profesional secara instan bagi dosen saat mengajar online.

Sebagai one-stop workstation, semua kebutuhan komputasi sudah terintegrasi, guys. Nggak perlu membeli monitor atau speaker terpisah, jadi hemat ruang dan uang, kan? Lalu bangaimana hubungannya dengan kesehatan?

Kerennya lagi, ASUS V400 AiO bukan sekadar alat kerja, tetapi juga investasi untuk menjaga kesehatan jangka panjang seorang dosen milenial, yang sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Lalu, apa saja keunggulannya untuk menjaga kesehatan?

Perlindungan Kesehatan Mata (Eye Care)

Mata kanan saya minus 2 dan kiri 1, itu pun ada silindernya juga. Jadi, kalau ngoreksi ratusan tugas mahasiswa itu bikin mata pegel. Nah, layar ASUS V400 AiO sudah dilengkapi dengan teknologi anti-silau serta disertifikasi oleh TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata dan emisi low blue light, sehingga mata saya tetap segar selama bekerja di depan komputer, guys.

Teknologi ini penting banget untuk mencegah Computer Vision Syndrome (mata lelah, kering, dan penglihatan kabur), sehingga kesehatan mata tetap terjaga meski beban kerja tinggi. At least bisa menjadi langkah preventif saya dalam menjaga kesehatan mata.

Ergonomi dan Postur Tubuh yang Lebih Baik

PC ini berbeda dengan laptop yang memaksa dosen menunduk yang berisiko menyebabkan neck pain atau saraf terjepit, layar lebar pada PC ini berada pada posisi sejajar mata (eye level). Karena desain stand yang kokoh memungkinkan posisi duduk saya lebih tegak dan ergonomis. Hal ini membantu mengurangi ketegangan otot leher, bahu, dan punggung bawah yang sering dikeluhkan oleh tenaga pendidik.

Pengurangan Stres Mental (Digital Wellness)

Kabel yang berantakan (cable clutter) pada PC desktop biasa terbukti secara psikologis dapat meningkatkan kadar stres dan menurunkan fokus. Dengan konsep one-stop workstation yang bersih dan minimalis, ASUS V400 AiO menciptakan lingkungan kerja yang tenang secara visual. Ruang kerja saya jadi rapi dan mampu membantu menjaga kesehatan mental, meningkatkan konsentrasi, dan memberikan rasa nyaman saat bekerja.

Kualitas Tidur yang Lebih Terjaga

Percaya nggak? Bahwa fitur filter cahaya biru (Blue Light Filter) pada PC ini berperan penting dalam menjaga ritme sirkadian tubuh, lho. Dengan mengurangi paparan cahaya biru pada sore atau malam hari, produksi hormon melatonin saya nggak akan terganggu, sehingga sebagai dosen millenial tetap bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik meskipun baru saja selesai menyiapkan materi kuliah. Wow, inovatif banget, ya?

Ternyata se-detail itu ASUS memikirkan setiap konsep pada produk-produknya, sampai kesehatan user pun dipikirkan. Selain itu, selayaknya manusia pada umumnya saya juga butuh hiburan, guys. Jadi, selain menjadi mesin produktivitas yang andal, ASUS V400 AiO juga bertransformasi menjadi pusat hiburan keluarga yang imersif berkat integrasi teknologi visual dan audio kelas atas dalam satu bingkai yang elegan.

Bagi seorang dosen milenial yang membutuhkan jeda dari rutinitas akademik, PC ini menawarkan pengalaman leisure yang serba bisa, mulai dari menonton film dengan kualitas sinematik hingga menikmati musik dengan fidelitas tinggi, tanpa memerlukan perangkat tambahan yang memenuhi ruangan.

Layar NanoEdge yang Memukau

Menggunakan desain bezel yang sangat tipis memberikan rasio layar-ke-bodi yang besar, sehingga tampilan visual film atau drama China favorit terlihat lebih luas tanpa gangguan bingkai tebal.

Reproduksi Warna 100% sRGB

Tingkat akurasi warna yang tinggi memastikan konten multimedia tampil dengan warna yang kaya, tajam, dan sesuai dengan visi pembuat film, sangat ideal untuk menikmati konten video resolusi tinggi.

Sistem Audio ASUS SonicMaster

Ditenagai oleh teknologi audio premium yang menghasilkan suara bass yang dalam, vokal yang jernih, dan efek surround yang kuat, memberikan pengalaman mendengar musik atau bermain game kasual yang lebih menggelegar.

Konektivitas Cepat dan Lengkap

Dukungan WiFi generasi 6E (802.11ax) semakin meningkatkan stabilitas koneksi dan memastikan aktivitas streaming konten 4K berjalan lancar tanpa buffering. Konektivitas ini membuat lelah menjadi rileks.

Sudut Pandang Luas (Wide View)

Panel layar berkualitas tinggi memungkinkan konten tetap terlihat jelas dan konsisten warnanya meski dilihat dari sudut samping, sehingga sangat nyaman digunakan untuk menonton bersama keluarga atau pasangan. Even saya belum punya pasangan, sih.

Well, pada era pendidikan digital di mana data penelitian saya dan informasi pribadi mahasiswa bersifat sangat sensitif, ASUS V400 AiO hadir dengan fitur keamanan kelas bisnis yang memberikan ketenangan pikiran bagi saya. Perangkat ini nggak hanya mengamankan perangkat kerasnya, tetapi juga melindungi integritas data digital dari ancaman siber yang kian canggih, sehingga memastikan bahwa seluruh aset intelektual tetap berada dalam kendali penuh penggunanya. Kalian bisa mendapatkan PC AiO ini di Shopee atau ASUS Online Store. Tenang PC ini keamanannya terjamin, guys.

\

Firmware TPM 2.0

Dilengkapi dengan chip keamanan untuk menyimpan kunci enkripsi, memastikan data di dalam storage nggak dapat diakses meskipun hard drive dilepas secara fisik.

\

Integrasi Windows Hello

Fitur yang mendukung login biometrik lebih aman dan cepat daripada kata sandi konvensional yang mudah ditebak atau dicuri.

\

Webcam Shield

Memberikan perlindungan fisik berupa penutup kamera untuk mencegah pengintaian (spying) oleh peretas, menjaga privasi dosen saat nggak melakukan sesi daring.

\

Kensington Lock Slot

Keamanan fisik untuk mencegah unit PC dipindahkan atau dicuri saat ditempatkan di ruang kantor dosen yang bersifat publik.

Jadi, dengan menggunakan workstation yang sudah terintegrasi dengan fitur keamanan mumpuni seperti ASUS V400 AiO ini, saya telah memitigasi risiko kehilangan aset berharga yang telah dibangun bertahun-tahun. Ternyata sebahagia ini setelah berandai-andai memiliki ASUS V400 AiO ini, hehehe.

Seluruh dedikasi dan kerja keras di dunia akademik dengan ruang kerja yang mendukung, merupakan bentuk menghargai setiap tetes keringat dalam menebar ilmu. Doa saya kali ini adalah BISA memiliki ASUS V400 AiO di meja kerja saya, aamiin.

Pada akhirnya, esensi dari setiap dedikasi adalah tentang menjemput berkah, menghargai ikhtiar, bekerja dengan ikhlas dan memiliki partner produktivitas yang tangguh, adalah energi positif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Semoga langkah kita untuk menjadi pendidik yang lebih baik selalu dimudahkan dengan sarana yang tepat.

*****

Artikel ini diikutsertakan pada Lomba Blog “ASUS AiO V400, The Most Aesthetic Workstation!” yang diadakan oleh Travelerien.

Exit mobile version