Halo guys, kali ini aku akan membagikan cerita pribadiku tentang kepahlawanan yang aku lakukan, bukan berarti aku mau pamer guys tapi aku ingin menularkan semangat yang ku miliki kepada kalian semua hehehe.

Aku adalah salah satu mahasiswa lulusan Teknik Informatika di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta. Wah Teknik Informatika? Pasti susah tuh, bukan susah lagi guys tapi sulit.

Berawal dari Salah Jurusan

Awalnya, aku ingin sekali kuliah di jurusan pariwisata atau komunikasi, tetapi orang tua menyuruhku untuk kuliah di Teknik Informatika. Akhirnya aku menuruti kemauan orang tuaku untuk kuliah di jurusan tersebut.

Semester 1, 2, 3, dan 4 aku lalui dengan perasaan setengah ikhlas. Semester 5 aku memutuskan untuk menceritakan yang ku alami kepada ibuku bahwa aku tidak menyukai jurusan Teknik Informatika dan ingin pindah ke jurusan lain.

Ibuku memberi nasehat bahwa aku harus menyelesaikan kuliah di jurusan Teknik Informatika, karena tinggal 2 semester lagi aku wisuda. Tanpa perlawanan aku pun menuruti kemauan ibuku.

Berhubung aku tidak suka dengan jurusan Teknik Informatika, maka aku mencari kegiatan lain yang sesuai dengan passion-ku supaya aku betah di Yogyakarta. Akhirnya aku aktif di UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang bergerak di bidang musik dan paduan suara. Aku memilih UKM tersebut karena seni adalah salah satu passion yang ku miliki.

Akhirnya dengan penuh drama dan air mata, waktu yang ditunggu-tunggu datang juga. Aku dinyatakan lulus kuliah setelah menempuh 4,5 tahun. Sungguh perjuangan yang sangat luar biasa yang pernah ku alami guys.

Menjadi Seorang Pahlawan

Banyak sekali cara untuk menjadi seorang pahlawan. Kata pahlawan pun memiliki banyak arti dan konteks masing-masing.

Cara yang aku gunakan semata-mata untuk menjadi seorang pahlawan yang turut mencerdaskan kehidupan bangsa adalah menjadi seorang pelatih musik dan guru les, setidaknya aku telah menjadi pahlawan  bagi diriku sendiri dan orang lain guys.

Information Technology Course

Sebagai salah satu mahasiswa lulusan Teknik Informatika yang salah jurusan, aku tetap mendapatkan ilmu mengenai komputer guys. Supaya ilmu yang ku dapatkan tidak sia-sia, maka aku harus menularkan ilmu yang ku dapatkan kepada orang lain.

Dan saat ini aku memiliki jasa kursus di bidang komputer dasar khusus mahasiswa. Aku berpikir bahwa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satunya dengan cara mengajar.

Membuat orang lain yang awalnya tidak tahu menjadi tahu adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagiku. Aku menyukai dunia mengajar sejak lulus kuliah, dan ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang ditularkan kepada orang lain.

Guru sebagai pengajar dan penyampai pengetahuan (knowledge) dan ilmu (science) istilah muaddib lebih menekankan guru sebagai pembina moralitas dan akhlak peserta didik dengan keteladanan, sedangkan istilah murabbi’ lebih menekankan pengembangan dan pemeliharaan baik aspek jasmaniah maupun ruhaniah.

Music Course

Nah dari kegiatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang aku ikuti selama kuliah, aku banyak mengetahui mengenai beberapa teknik musik seperti bermain piano, gitar, bernyanyi, arransemen, dan beberapa teknik musik lainnya.

Akhirnya, aku banyak mengenal musisi-musisi hebat Yogyakarta dan kalangan artis. Dari situ aku banyak belajar dan memiliki pengalaman serta jam terbang yang tinggi di dunia musik. Setelah aku meninggalkan Yogyakarta, aku tetap menekuni dunia musik yang memang sudah menjadi passion-ku.

Berkat beberapa bekal yang aku dapatkan di UKM tersebut, aku berniat untuk menjadi seorang pelatih yang bergerak di bidang musik. Akhirnya Allah SWT memberikan kesempatan yang luar biasa kepadaku untuk  mengajar di salah satu Perguruan Tinggi Swasta.

Aku mengajar kegiatan ekstra Paduan Suara Mahasiswa dan menjadi seorang arranger untuk Marching Band. Selain itu, di luar jadwal mengajarku di kampus tersebut, aku juga menjadi seorang guru les private untuk alat musik piano.

Peduli Terhadap Generasi Muda Indonesia

Mengajar yang aku lakukan setidaknya memiliki rasa peduli terhadap generasi muda Indonesia. Ketika masih kuliah, aku sangat produktif dengan beberapa kegiatan formal dan non formal yang aku ikuti.

Aku ingin menularkan semangat jiwa muda yang ku miliki kepada orang lain agar menjadi generasi muda yang produktif, prestatif dan memiliki bekal setelah lulus kuliah.

Saat aku  mengajar, aku selalu memotivasi diriku sendiri dan murid-muridku untuk selalu melakukan hal-hal yang positif, terus belajar, menghasilkan karya, dan benar-benar memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

Jadilah Pahlawan Bagi Pendidikan

Dari kegiatan mengajar yang aku lakukan, setidaknya aku berusaha untuk membantu menjadi seorang pahlawan bagi dunia pendidikan Indonesia.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh UNESCO, Indonesia menduduki peringkat ke-5 untuk kualitas pendidikan wilayah ASEAN 2017.

Masalah yang terjadi pada pendidikan di Indonesia adalah mutu pendidikan yang rendah, efektifitas dan efisiensi masih kurang, sarana dan prasarana, serta rendahnya prestasi siswa.

Tujuanku menjadi seorang pengajar adalah untuk meningkatkan prestasi siswa secara individu. Banyak sekali prestasi individu yang dapat dikembangkan, seperti halnya kemampuan bermain musik, komputer, dll.

Dompet Dhuafa Solusinya

Ingin menjadi pahlawan bagi pendidikan Indonesia tapi bingung bagaimana cara memulainya? Tenang dulu guys banyak jalan menuju Roma.

Yup ini dia salah satu solusi kekinian buat kalian yang ingin menjadi pahlawan bagi orang lain.  Ada salah satu  lembaga nirlaba yang memiliki tujuan yang sangat bagus sekali dan sangat solutif.

Sudah kenal dengan Dompet Dhuafa? Atau pernah terjun langsung dengan Dompet Dhuafa? Kalau iya berarti kalian keren guys. Bagi yang belum kenal, yuk kenalan dengan Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa didirikan oleh komunitas jurnalis dan memiliki empati mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf). Selain itu, dana juga diperoleh dari perorangan, kelompok, perusahaan atau lembaga lainnya yang halal dan legal.

Mengubah Cara Dunia Menangani Kemiskinan

Dompet Dhuafa memiliki beberapa program untuk mengubah cara dunia menangani kemiskinan. Program tersebut bertujuan sejalan dengan salah satu misi Dompet Dhuafa yaitu “Mewujudkan masyarakat berdaya melalui pengembangan ekonomi kerakyatan”.

Kesehatan

Oke guys program yang pertama adalah kesehatan, program ini memiliki tujuan untuk melayani seluruh mustahik dengan sistem yang mudah dan terintegrasi dengan sangat baik.

Salah satu program kesehatan yang ada adalah Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC). Dompet Dhuafa juga membangun Rumah Sehat Terpadu (RST) dan dilengkapi dengan layanan poliklinik, dokter spesialis, ruang operasi, rawat inap, UGD, apotek, dan metode pengobatan komplementer.

Pendidikan

Pendidikan memang salah satu tujuan mencerdaskan bangsa, maka dari itu Dompet Dhuafa mendirikan beberapa jejaring pendidikan gratis dan memberikan berbagai macam beasiswa untuk siswa unggul tidak mampu.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga memberikan beasiswa untuk guru dan sekolah.

Ekonomi

Seperti yang telah kita ketahui bahwa kemiskinan adalah masalah utama di negeri ini. Dompet Dhuafa memiliki program pendampingan untuk  masyarakat melalui beberapa program sesuai dengan daerahnya masing-masing.

Tujuannya adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan masyarakat lebih memiliki daya dan mandiri secara finansial.

Pengembangan Sosial

Yup manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain. Di bantu oleh beberapa relawan, Dompet Dhuafa membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

Jadilah Pahlawan untuk Orang Lain

Oke guys tidak ada lagi kata bahwa menjadi seorang pahlawan itu susah. Dompet Dhuafa benar-benar memberi solusi terbaik bagi kita.

Sebagai generasi bangsa kekinian, kita juga bisa membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menjadi seorang Hero Zaman Now.

Seseorang akan di kenang dan di ingat oleh orang lain ketika orang tersebut memiliki nilai.

Hero Zaman Now adalah seorang pahlawan kekinian yang peduli terhadap sesama, berbagi, dan saling membantu. Berperilaku sesuai dengan ideologi pancasila pun sudah merupakan Hero Zaman Now.

Yuk Donasi dari Sekarang

Berbagi apapun kepada sesama sudah sangat membantu meringankan beban mereka dalam segi kesehatan, pendidikan, ekonomi, pengembangan sosial, dll.

Sudah tahu kan beberapa cara mudah menjadi seorang pahlawan? Yup salah satunya dengan cara berdonasi melalui Dompet Dhuafa guys. Dompet Dhuafa melayani donasi melalui donasi online yang tersedia pada website Dompet Dhuafa dan memudahkan para donatur dalam berdonasi.

Dana yang akan kita donasikan, dapat kita transfer ke rekening Dompet Dhuafa dengan beberapa pilihan menu pembayaran lain yang tersedia.

Donasi dalam bentuk uang lebih diminati oleh beberapa donatur, hal ini sudah dibuktikan dengan adanya survei yang dilakukan oleh Femina kepada 50 responden.

Survei tersebut menghasilkan 86% responden memilih beramal dalam bentuk uang dan 24% responden memilih jenis donasi lain seperti barang, transfusi darah, dan dukungan.

Selain donasi online, pada website Dompet Dhuafa juga menyediakan sebuah layanan kalkulator zakat. Jadi, kita bisa mengetahui besar zakat penghasilan dan zakat maal yang harus kita keluarkan.

Dompet Dhuafa memang benar-benar solusi kekinian yang memudahkan generasi milenial dalam membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dan menangani kemiskinan. Tunggu apalagi guys, yuk jadilah pahlawan dengan berdonasi melalui Dompet Dhuafa.

Berdonasi melalui Dompet Dhuafa, turut membantu mengubah cara dunia menangani kemiskinan. Siapa lagi yang akan mengubah dunia kalau bukan diri kita sendiri guys.

Sekarang aku sadar bahwa kuliah di jurusan yang salah adalah cara Allah SWT menjadikan aku seorang pahlawan bagi diriku sendiri dan orang lain. Yuk bersama kita mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cara kita masing-masing. Keep learning, keep teaching, and continuous improvement.