Woyooooo guys, finally aku bisa juga berbagi informasi kepada kalian mengenai cara membuat paspor nih (cieee) wkwkwk. Sebetulnya pengen bikin paspor itu sudah beberapa bulan yang lalu waktu ikutan salah satu blog competition yang berhadiah paket liburan ke Turki (you know kan?) yup, tapi ternyata belum rezekiku hehehe.

Emang mau kemana sih bang? Ada deh yang pasti jalan-jalan (padahal golek duet rek wkwkwk), dari pada penasaran langsung saja yuk simak cara terkece yang ku lakukan kemarin di Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Kelas II Jember yang bertempat di Ketapang Banyuwangi.

1. Niat yang Positif

Oke baik hal pertama yang harus kalian miliki adalah niat yang positif guys. Jadi, lakukan segala sesuatu yang didasari oleh niat yang positif, maka hal positif juga yang akan kita dapatkan.

Misalnya mau buat paspor karena “Ah kali aja gue menang lomba” atau “Bikin ah buat persiapan project ke LN” atau “Buat persiapan umroh ah”. Nah, dengan niat yang positif dan ditanamkan dalam hati, niscaya akan terkabul guys.

2. Download Antrian Paspor

Setelah kalian memiliki niat yang positif, maka hal berikutnya yang harus dilakukan adalah download aplikasi Antrian Paspor pada Playstore maupun AppStore.

Apa sih fungsinya? Jadi, dengan aplikasi ini kalian bisa mendaftar nomor antrian melalui smartphone guys. Kalian bisa menentukan tanggal berapa mau datang ke kantor Unit Layanan Paspor untuk proses verifikasi data, foto, dan wawancara.

3. Siapkan Berkas

Langkah berikutnya adalah menyiapkan berkas yang dibutuhkan. Berkas yang dibutuhkan adalah berkas asli dan fotokopi, berkas yang harus kita siapkan adalah :

\

KTP Elektronik

\

Kartu Keluarga

\

Ijazah

\

Akta Kelahiran

Sebetulnya hanya 4 berkas tersebut yang wajib apabila tidak ada perubahan data diri kita guys. Nah, dari 4 berkas tersebut masing-masing di fotokopi 2 lembar untuk persiapan (sebetulnya sih 1x aja gak apa-apa, takutnya robek atau apalah hehehe), oh iya jangan lupa membawa materai 6 ribu yah.

4. Datang dengan Senyuman

Datang tepat waktu atau bahkan lebih awal ke kantor Unit Layanan Paspor sesuai dengan jadwal yang sudah kita tentukan melalui aplikasi Antrian Paspor dengan pakaian rapi. Pastinya datang dengan bahagia dan senyuman dong yah, karena recepcionist-nya cantik dan murah senyum lho (eaaa).

Datangi bagian recepcionist dengan menunjukkan barcode pada aplikasi Antrian Paspor. Nah, setelah itu kita akan mendapatkan form yang harus kita isi sesuai dengan data diri kita guys (yaiyalahhh masak data diri mantan).

Hal yang harus kalian perhatikan adalah jangan bikin gaduh di dalam ruangan kantor Unit Layanan Paspor, bisa-bisa kalian diusir hehehe. Mengantrilah dengan santun, mungkin bisa dengan update status atau bahkan ganti status (eh).

5. Foto Sewajarnya Bukan Selfie

Form yang sudah kalian isi tadi harus dikembalikan kepada bagian recepcionist dan menunggu antrian untuk foto paspor dan interview. Gak usah deg-degan guys, karena interview-nya gak seperti interview mau ngelamar pekerjaan kok hehehe.

Nah, yang harus kalian perhatikan adalah pakaian. Pakaian tidak boleh menggunakan putih polos, boleh sih putih tapi harus ada motifnya seperti yang ku pakai. Lupa gak pakai baju rapi dan berkerah? Tenang, disana sudah disediakan baju buat foto guys. Kalian tinggal pinjam sebentar, tapi jangan dibawa pulang yah (kebiasaan deh) wkwkwk.

6. Bayar Kali Guys

Setelah semua prosesi selesai, maka petugas akan memberikan sebuah slip pembayaran yang harus kita bayarkan melalui semua bank atau bisa juga melalui Kantor POS terdekat. Biayanya cukup terjangkau kok hanya Rp. 355.000,- untuk paspor 48 halaman.

7. Tunggu 3 Hari

Saranku sih kalian langsung menuju bank atau POS untuk melakukan pembayaran paspor. Supaya apa? Supaya paspor langsung di proses tanpa harus menunggu lama, tahu kan rasanya nunggu itu gimana? (hiks).

Nah, 3 hari kerja setelah pembayaran, paspor sudah jadi dan bisa diambil guys. Proses pengambilannya pun gak ribet. Bawa slip pembayaran, bukti pembayaran, dan KTP untuk verifikasi data.

Yup, itu tadi cara terkece membuat paspor yang ku lakukan, cukup mudah kan? Yaiyalah, di era digital ini semuanya serba canggih termasuk antrian untuk membuat paspor dapat kita lakukan hanya menggunakan aplikasi yang terhubung dengan internet. Sampai jumpa di tulisanku berikutnya yah, jangan lupa tinggalkan komentar kalian guys, see you.